Kirab Dhaup Ageng Ke-2 , Kereta Sultan HB X Ditarik 8 Ekor Kuda – Ibu Kita Kartini | Majalah Tentang Wanita Indonesia

Sunday, 15 September 2013

Kirab Dhaup Ageng Ke-2 , Kereta Sultan HB X Ditarik 8 Ekor Kuda

image

Peristiwa pernikahan Putri Sultan HBX — GKR Abra Juwita — yang akan berlangsung pada bulan Oktober mendatang, dipastikan akan berlangsung lebih meriah. Sejumlah persiapan yang berhubungan dengan acara ” Dhaup Ageng ” tersebut terus dikebut.

Menurut GKR Bendara — putri bungsu Sultan HB X — seperti halnya pada Pawiwahan Ageng yang pertama, nantinya peristiwa tersebut juga akan dirayakan bersama masyarakat Yogyakarta. Oleh karena itu, pihak Kraton sekarang ini sedang membuat konsep agar semua masyarakat dapat melihat dengan nyaman tanpa harus berdesak-desakan. ” Sementara ini yang saya tahu, Bapak ( Sultan HB X -red ) pinginnya agar masyarakat tetap dapat menyaksikan tanpa harus berdesak-desakkan. Soalnya, kan kasihan kalau sudah terpaksa berdesakan tetapi malah nggak bisa melihat pengantinnya. ” ujar GKR Bendara yang akrab disapa dengan Jeng Reny tersebut.

Ditambahkan Jeng Reny, salah satu masalah krusial yang terus menerus dibahas adalah mengenai acara Kirab Pengantin. Sebab ada beberapa skenario yang sampai saat ini masih terus dibahas. Salah satu skenario tersebut adalah ikut sertanya Sultan HB X dan kerabat Kraton dalam Kirab Pengantin. Sebab, selain membutuhkan pengaturan arus lalu lintas yang cermat juga memerlukan kelengkapan lain yang lebih besar. ” Pada waktu kirab kereta yang dulu saja untuk kereta kirab dibutuhkan 20 ekor kuda. Kalau nanti Bapak selaku Sultan ikut kirab, untuk menarik kereta Sultan saja perlu 8 ekor kuda , belum untuk kereta yang lain. Ini bukan soal kuda-nya tetapi soal bagaimana rute itu harus diatur secara cermat agar masyarakat tidak terganggu . ” ujar Jeng Reni

Sementara itu mengenai rute kirab, juga masih terus dibahas. Namun dipastikan Dhaup Ageng ini akan lebih meriah dibandng Dhaup Ageng yang pertama. ” Karena ini yang terakhir kali Kraton menikahkan putri-nya, tentunya Kraton akan membuat lebih meriah. Apalagi, melihat antusiasme masyarakat pada Dhaup Ageng yang pertama sangat besar. Hanya saja konsepnya berbeda dengan yang pertama, ” ujar Jeng Reny.

hits
2343
sulist - Ibukitakartini.com
0 Komentar | Share:
          0 vote

<

Comments are closed.