Jhon Carter (3D) – Ibu Kita Kartini | Majalah Tentang Wanita Indonesia

Thursday, 22 March 2012

Jhon Carter (3D)

image

Jika andu a berpikir Planet Mars adalah planet kosong, anda salah. Sebab, planet tandus itu ternyata penuh berisi manusia. Bahkan seorang manusia bumi terjebak dalam sebuah konflik antar dua etnis yang memaksanya untuk turun tangan. Sebab, kelangsungan Planet itu berada ditangannya.

Jhon Carter yang diangkat dari novel klasik Sci-fi “A Princess of Mars” karya Edgar Rice Burroughsberkisah tentang seorang Mantan kapten militer, John Carter yang di perankan Oleh “Taylor Kitsch”, dia terbawa ke wilayah Barsoom di Mars, dimana ia terlibat konflik epik antara penduduk planet, termasuk dengan Tars Tarkas (Willem Dafoe), dan membebaskan Putri Dejah Thoris yang di perankan oleh “Lynn Collins” dari tawanan musuh. Dalam dunia di ambang kehancuran, Carter menyadari bahwa kehidupan Barsoom dan penduduknya tergantung pada dirinya.

Carter adalah Seorang veteran perang saudara yang berasal dari Virginia. Secara ajaib, dia berada disebuah gua emas dan secara tiba-tiba saja menghilang dari bumi dan terdampar di planet Mars. Di planet ini, Carter menemukan dirinya di tengah ancaman peperangan. Padahal Carter sendiri sudah jenuh dengan perang. Perang telah membuatnya kehilangan segalanya, termasuk rasa kemanusiaan. Di tengah kebingungan karena tak tahu berada di mana, John Carter bertemu makhluk penghuni Mars yang menjadikannya tawanan. John Carter memang berhasil lolos namun ini baru awal dari petualangan selanjutnya.

Di tengah pelarian, Carter bertemu Dejah Thoris (Lynn Collins), putri Helium, yang memang sedang membutuhkan pertolongan. Meski awalnya tak ingin terlibat konflik yang terjadi di sana namun Carter akhirnya sadar kalau bisa jadi ia adalah satu-satunya yang bisa menyelamatkan planet Mars dari kehancuran. Dalam dunia yang tengah berada di ambang kehancuran, Carter menemukan kembali sisi kemanusiaannya ketika ia menyadari bahwa kelangsungan hidup Barsoom dan masyarakatnya terletak di tangannya.

Film yang dikemas dalam format 3-D ini terlihat sangat menarik, meski jika disimak secara teliti, beberapa adegan terlihat tempelan. Namun, sebagai film hiburan, efek 3-D yang ditampilkan terhitung lumayan. Bahka durasi sepanjang 120 menit , membuat penonton cukup puas menyaksikan adegan-adegan yang ditampilkan.

Simak trailer-nya :

hits
13485
sulist - Ibukitakartini.com
0 Komentar | Share:
          0 vote

<

Comment to this article

Your Name
Email Address
URL Address
your Comments