Investasi di Asuransi, Bunga Lebih Tinggi – Ibu Kita Kartini | Majalah Tentang Wanita Indonesia

Thursday, 16 June 2011

Investasi di Asuransi, Bunga Lebih Tinggi

image
hits 29399

Dalan industri asuransi jiwa, produk yang dijual dapat dibedakan dalam dua jenis. Yang pertama namanya produk tradisional dan yang kedua produk unitlink.

Produk tradisional umumnya dibagi lagi dalam 3 kelompok, yaitu asuransi jiwa berjangka, asuransi dwiguna/asuransi endowment, dan asuransi seumur hidup. Produk asuransi jiwa berjangka akan memberikan manfaat berupa uang pertanggungan kepada keluarga saat si tertanggung atau umumnya adalah kepala rumah tangga meninggal dunia dalam masa kontrak/masa asuransi. Sedangkan produk asuransi dwiguna/asuransi endowment memberikan manfaat saat tertanggung meninggal dunia dalam masa kontrak/masa asuransi dan saat tertanggung tetap hidup saat akhir masa kontrak atau masa asuransi. Adapun produk asuransi seumur hidup memberikan manfaat kepada keluarga yang ditinggalkan saat tertanggung / kepala keluarga meninggal dunia kapanpun itu terjadi.

Pada umumnya premi untuk asuransi jiwa berjangka paling minimal, sedangkan premi asuransi dwiguna atau asuransi endowment paling tinggi. Sedangkan premi untuk asuransi seumur hidup diantara kedua produk tersebut.

Jenis yang kedua yaitu produk unit link adalah merupakan produk yang menggabungkan antara asuransi dan investasi. Pada produk ini kita dapat mengetahui berapa besar dari bagian uang yang kita setorkan dipakai untuk membayar premi asuransi, biaya administrasi dan bagian yang diinvestasikan. Misalnya ada produk yang membagi uang yang kita setorkan per tahun sebesar 1000 menjadi sebagai berikut :
Premi Asuransi : 100
Biaya Administrasi : 20
Diinvestasikan : 880

Jadi dari sini bisa terlihat bahwa uang yang berkembang atau yang diinvestasikan sebesar 880, bukan 1000. Ada beberapa variasi pembagian uang yang kita setorkan sesuai dengan spesifikasi produk yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi jiwa.

Umumnya instrumen investasi yang ditawarkan adalah instrumen investasi yang memiliki 3 jenis risiko, yaitu risiko rendah, sedang dan tinggi. Pemilihan instrumen investasi tergantung dari nasabah, jadi kita harus memastikan bahwa pilihan sesuai dengan karakter kita. Untuk melihat mana perusahaan asuransi yang baik atau tidak, kita dapat melihat kinerja dari perusahaan tersebut dari laporan keuangan yang diterbitkan oleh beberapa media cetak. Atau kita juga bisa melihat beberapa media cetak mengadakan penilaian atas kinerja dari perusahaan asuransi jiwa yang ada di Indonesia.

Bunga Lebih Tinggi

Banyak yang belum menyadari bahwa berinvestasi di perusahaan asuransi ternyata memiliki bunga yang lebih tinggi dibanding dengan dana simpanan di Bank. Untuk kondisi normal investasi di perusahaan asuransi bisa memberikan bunga antara 15 persen sampai 30 persen. Sementara, investasi di bank hanya mendapat bunga rata-rata 6-10 persen. Itupun masih dipotong pajak atas bunga. Sementara itu, jika terjadi sesuatu seperti sakit , simpanan di bank tak mampu melindungi nasabahnya. Itulah sebabnya, banyak investor lebih suka beralih menyimpan uangnya di perusahaan asuransi daripada menyimpan uangnya dalam bentuk deposito di bank. Apalagi di perusahaan asuransi, nasabah tidak dibebani biaya administrasi.

sulist - Ibukitakartini.com
0 Komentar | Share:
0 votes Cast your vote now!

<

Comment to this article

Your Name
Email Address
URL Address
your Comments